IBU KOTA BAHASA
Written by finkatiq   
Saturday, 20 December 2008
Ibu Kota Bahasa merupakan judul naskah " Puisi Anak Tingkat Nasional" buah karya Djuhaery  Guru SDN IV Jetis Lamongan  beken dengan sebutan HERRY LAMONGAN, yang menyabet Juara III lomba penulisan buku pengayaan untuk siswa saat peringatan Hari GURU Nasional dan HUT PGRI ke 63.

Kebanggan terpancar dari ayah 3 anak hasil kolaborasi dengan Ashabul Maemunah, dengan Topi  hitam khasnya serta sebatang rokok kretek yang selalu menjadi maenan disela-sela jarinya , dia menceritakan kemenangannya. selain menerima  hadiah uang dan Trophy, pada saat puncak acara 2 Desember 2008 di Indoor Tennis Senayan jakarta, dia bisa menatap langsung Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono serta senyap-senyap terlihat pula H.Masfuk Bupati Lamongan yang juga hadir .

Dia meraih presrasi setelah bersaing dengan 894 orang dari 31 Propinsi yang ada di Indonesia, yang terbagi  sebagai penulis fiksi dan non fiksi . Baik naskah prosa, puisi maupun naskah drama, yang dikhususkan untuk Guru SD, SMP maupun SMA, dan semua  tingkatan ini dipilih masing-masing 3 pemenang. Herry guru kreatif ini penjaga gawang Sastra Dewan Kesenian Lammongan ( DKL ), sebenarnya  tak terlalu berharap banyak meraih juara. Dia mengirimkan naskah setebal 70 halaman, sepuluh halaman lebih banyak dari ketentuan Panitya dengan judul ' IBU KOTA BAHASA '.  " Saya memilih tema itu karena saya berharap puisi itu mampu menjadi bacaan yang bermanfaat, khususnya untuk  tameng perkembangan mental anak zaman sekarang yang cenderung di racuni dengan kebebasan " , katanya sembil menghisap jisamsu dalam-dalam.

Harapannya, buku naskah ini dijanjikan  untuk dicetak sebagai salah satu buku pegangan untuk pengayaan murid yang berkarakter bebas. Kini trophy ini bersanding dengan trophy lain yang diraih sebelumnya diantaranya trophy juara penulisan geguritan  yang diselenggatakan sanggar Triwida Tulung Agung dan  Juara terbaik menulis puisi yang diselenggarakan sanggar MINUM KOPI Bali.

Last Updated ( Saturday, 20 December 2008 )