| INSPIRATOR PUTIH |
| Written by finkatiq | |
| Wednesday, 26 November 2008 | |
|
H. Zuhronnur Efendi, SE, MM kelahiran Karang Geneng kampong kecil tepi Bengawan Solo Lamongan 12 Januari 1968. Alumnus Pasca Sarjana UGM Jogjakarta saat ini punya seabrek aktifitas yang menyita konsentrasinya. Selain ketua 1 DKL, Bendahara Persela, kesehariannya menjadi Direktur Utama PD Bank Daerah Lamongan. Falsafah hidupnya yang mengalir bagaikan air, membikin Yuhronur relative rileks mengatur waktu dalam mengorganisir setiap kegiatan. Suami dari Anis Kartika ini telah dikaruniai tiga anak: Yustika A , M.AindraImawan dan si bungsu V.Ramadhanti. Proses berksenian Zuhronur Efendi dilakoni sejak remaja. Bersama Djoko Su’ud, Agus Sudint dan pelukis Tarmuzie serta sejumlah teman Karang geneng pernah jatuh bangun mengelola komunitas seni bersama Teater Ikan mereka berteater dan bersastra. Era 80 an kampong Karang geneng sudah nampak menonjol dalam berkesenian bila dibanding tempat lain di Lamongan. Bila ditempat lain masih berkutat sendiri, cah Nggawan ini sudah berani mengundang sastrawan beken Muhammad Ali dari DKS untuk diajak diskusi. Cak Ali diajak naik ojek dari telon Sukodadi menempuh jalan batu dan berdebu. Om Rudi Isbandi supervisor PPIA Surabaya pun pernah mencicipi atmosfer seni karang geneng kala itu, termasuk pelukis Bambang Hariadje yang saat ini ngendon di Sidoarjo. Tak aneh jika Emha Ainun Najib dalam bukunya “ Indonesia bagian kecil dari desaku “ menyebut kampong Karang geneng salah satu sentral kesenian di daerah. Kali ini Yuhronur Efendi ketiban sampur untuk kedua kalinya sebagai ketua Panitya Lamongan art 2008 yang merupakan even tahunan ke 5, dilaksanakan secara sederana namun hikmad dan bermakna. “ Lamongan Art 2008 fokus disatu tempat yakni gedung KORPRI jalan Kusuma Bangsa dengan pembukaan pagi hari, dipusatkan dialon-alon kota dengan mengarak keliling kota menuju tempat pembukaan oleh Bupati Lamongan “ ujarnya saat rapat panitya di Sekretariat DKL sabtu lalu. “ Kita upayakan ada diskusi apresiatif pada setiap pertunjukan bidang seni “ imbuhnya. Sebagaimana tahun sebelumnya, Lamongan Art 2008 akan, berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 Desember 2008. Berbagai seni akan dipagelarkan , silahkan masyarakat dan pelajar menghadiri dan mengkritisi peristiwa budaya ini. Lamongan Art memang untuk umum, Lamongan Art untuk menunjukkan sampai sejauh mana Pengurus DKL mampu menyuguhkan sesuatu yang baru dan bermakna sehingga masyarakat terutama masyarakat seni akan semakin bergiat bukan malah mencibir dengan keberadaan DKL yang selalu menjadi barometer berkesenian di Lamongan. |
|
| Last Updated ( Thursday, 27 November 2008 ) |