| "Faham" memimpin Lamongan |
|
|
|
| Written by finkatiq | |
| Monday, 31 May 2010 | |
|
Lamongan, 30 mei 2010. KPUK menetapkan pasangan Faham ( Fadeli- Amar Saefudin ) sebagai pemenang pilkada Lamongan.
KPUK Lamongan secara resmi rekapitulasi hasil pilkada 23 mei lalu, menetapkan pasangan Faham (Fadeli-Amar) sebagai pemenangnya dengan memperoleh dukungan 253.997 suara (40,91%), disusul pasangan Sehati (Suhandoyo-Kartika Hidayati) 238.816 suara (38,44%), pasangan Sahabat (Tsalis Fahmi-Subagyo) 90.029 suara (14,50%) dan pasangan Obama (Ongky Wijaya-Basyir Sutikno) 37.993 suara (6,12%). Dengan jumlah total yang menggunakan hak npilhnya 672.396 orang (63,91%) dan yang taki m,enggunakan hak p[ilihnya atau yang dikenal Golput 379.737 orang ( 36,09%) dari jumlah seluruh pemilih di Lamongan 1.052.133 orang. " Pengumuman penetapan ini dilakukan setelah tidak ada keberatan terkait tehnis rekapitulasi. Kalaupun waktu penetapan ada yang keberatan, fokusnya lain. Seperti coblosan tembus dan sebagainya" kata Khoirul Huda selaku ketua KPUK Lamongan. Terkait masalah itu masih ada kesempatan tiga hari bagi peserta pilkada yang menyatakan keberatan untuk menindak lanjuti ke Mahkamah Konstitusi, sehingga tahapan selanjutnya kita juga akan menunggunya. Tapi itu dengan sarat kalau memang dilanjutkan tuntutannya, kata Huda selanjutnya. Pengumuman penetapan rekapitulasi kemarin bverlangsung aman, pihak keamanan berjaga dan siaga dengan petrsenjataan lengkap disekitar kantor KPUK jalan Basuki Rahmad ditutup total dari pertigaan Rangge hingga perempatan Pagerwojo. Besarnya Golput itu disinyalir dan dibicarakan saat Seminar sosialisasi pilkada di kelurahan Babat antara Arifin katiq , Khoirul Huda dan ketua Panwaskab Mustakim Khoiron, disebabkan banyak warga Lamongan dikenal sebagai masyarakat yang suka merantau dan ada keengganan untuk pulang dan mwenggunakan hak pilhnya. Selain itu Huda juga tidak membantah kalu faktor uang jugamenjadi faktor dominan banyaknya warga yang enggan ke tempat pem,ungutan suara (TPS). Mereka aras-arasen ke TPS karena tidak ada uang saku sebagai pengganti penghasilan sehari yang hilang, karena harus mencoblos. Selain faktor diatas, menurut ketua Panwaskab, kurangnya sosialisasi juga bisa m,enjadi penyebab tingginya Golput di Lamongan. Untuk pemilu-pemilu selanjutnya, masalah sosialisasi harus menjadi perhatian KPUK. Tandas krtua Pannwaskab Mustakim Khoiron. Ada kejadian lucu dan aneh , usai penetapan sejumlah warga dan simpatisan pengusung pemenangan Faham, melaksanakan nadarnya dengan menggunduli kepalnya secara bergantian di utara alon-alon kota. Semntara di depan kantor Arsip masih ada yang menginap ditrotoar, walau sudah dijaga puluhan polisi dan satu mobil guna menjaga kotak suara yang kantornya sudah di gembok rangkap tiga. |
| < Prev | Next > |
|---|