| ADHIPURANE KUTHO LAMONGAN |
|
|
|
| Written by finkatiq | |
| Sunday, 14 June 2009 | |
|
Piala Adipura ke tiga kalinya berhasil diboyong ke Lamongan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di arak keliling kutho LAmongan oleh jajaran Muspida, pasukan Kuning, diikuti berbagi elemen masyarakat dengan antusiasnya.
Selain meraih piala Adipura 2009 untuk kali ketiganya, juga diarak piala Emas Grand Otonomi Award 2009 dari JPIP dan Piagam Penghargaan Program peningkatan Produksi Beras Nasional ( P2BN ) dari SBY . Ketiga prestasi yang diraih LAmongan baik tingkat Nasional maupun regional secara beruntun dalam waktu yang hampir bersamaan membuktikan Lamongan mendapat pengakuan dari Pemerintah Pusat maupn lembaga swasta. Kirap di awali dengan penyerahan piala adipura dan Otonomi Award 2009 dari Masfuk ke Machin Abbas selaku ketua DPRD, dengan mobil terbuka diarak mulai dari depan Kantor Kecamatan Deket. Diikuti 5 mobil terbuka dinaiki Masfuk, Makin ABBAS, wabup Tsalis dan para Muspida Lamongan. Dibelakangnya menyusul pasukan kuning sebagai tulang punggung kleberhasilan lamongan meraih Adipura ini dengan angkot oranye roda tiga. Dibelakangnya ratusan sepeda motor dan Bella ( Becak Lek'e Lamongan ) dan warga penggemar sepeda motor. 3333 Disepanjang protokol yang dilalui sekitar 15 kilometer tersebut , peserta kirap disambut warga dan pelajar mulai tk , SD, SMP, SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta yang mulai berjajar jam 06,00 yang berdiri dipinggir jalan. Kirab berakhir di depan Pendopo Lokatantra dengan ditandai penyerahan kembali piala dan penghargaan dari ketua DPRD ke Bupati Lamongan Masfuk dalam sambutan singkatnya, Masfuk mengatakan " Penghargaan ini diberikan UNTUK KERJA KERAS seluruh masyarakat Lamongan, sekaligus sebagai pengakuan terhadap prestasi Lamongan dari pemerintah pusat maupun lembaga swasta ditunjukkan dengan kesediaannya menanamkan investasi di Lamongan ". 3333 Setelah kirap Segenap Muspida dan Masyarakat Lamiongan makan bersama, diawali dengan pemotongan Tumpeng tanda Syukur dan diserahkan ke Makin Abbas sebagai ketua DPRD atas nama Rakyat. Kali ini panitya menyediakan 3000an nasi bungkus dan makanan khas lamongan lainnya, soto, tahu campur tak ketinggalan Sego/nasi boranan. Sayup-sayup terdengar irama dangdut menam,bah guyup dan sayuknya makan bersama sambil rerasanan tentang keberhasilan LAmongan meraih prestasi , dan kebersihan dan keramaaina alon-alon yang tidak angker lagi dengan lapngan eksklusifnya. ( RB. Met dan Finkatiq) |
|
| Last Updated ( Sunday, 14 June 2009 ) |
| < Prev | Next > |
|---|